![]() |
| Waspada "Laptop Bekas Dibilang Baru" |
Laptop atau komputer portable sudah menjadi kebutuhan utama seorang pebisnis maupun mahasiswa saat ini. Berbagai keunggulan laptop pun menjadi daya tarik tersendiri bagi penggunanya. Layaknya sebuha teknologi, produsen laptop pun selalu memperbaharui perangkatnya ini baik dalam segi hardware maupun software. Namun kini muncul permasalahan dala perdagangan laptop, yaitu munculnya oknum penjual yang menjual laptop bekas dibilang baru. Untuk mencegah kejadian ini, berikut ciri-ciri yang bisa dikenali antara penjual yang curang atau tidak.
Pertama, oknum penjual akan menawarkan laptop baru tetapi dalam paketnya cuma mendapat laptop dan charger. Harga akan naik bila pembeli ingin mendapatkan box dan kelengkapan laptop yang seharusnya gratis.
Kedua, harga laptop bisa jauh lebih murah dari harga normal, sekitar Rp 500 ribu sampai jutaan. Padahal, pada dasarnya harga laptop di tempat lain tidak berbeda jauh, biasanya selisihnya tidak sampai Rp 300 ribu. Untuk mencegah hal ini, silahkan kenali harga laptop baru dengan seri tersebut di website resmi produsen laptop tersebut.
Ketiga, oknum penjual laptop curang akan menyarankan pembeli untuk memperbaiki laptopnya bila rusak ke toko tersebut. Sebenarnya bila rusak dibawa langsung ke service center. Alasannya tentu jelas, akan ketahuan bila laptop tersebut laptop bekas jika diperiksa di service center.
Semoga ciri-ciri di atas dapat membantu mencegah praktik curang tersebut dan membantu penjual yang jujur agar tidak mendapat kerugian dari permasalahan jual-beli laptop ini.

Facebook
Twitter
Google+