Panduan Memilih Bahan Baju Renang Yang Tepat

Panduan Memilih Bahan Baju Renang Yang Tepat
Pakaian Renang

Berenang adalah salah satu olahraga yang mulai banyak diminati, terutama bagi kaum remaja. Selain merupakan olahraga air yang mengasyikan, renang juga sangat memberikan manfaat bagi kesehatan, diantaranya membantu pembentukan tulang yang baik terutama saat masa pertumbuhan. Renang juga menjadi salah satu olahraga yang dilombakan dalam berbagai kejuaraan. Namun, banyak pemula yang belum mengetahui bahwa dalam memilih baju atau pakaian renang harus memperhatikan bahan pembuatnya. Sebagai referensi, berikut beberapa bahan yang sering dipakai dalam pembuatan baju atau pakaian renang :

1. Lycra
Lycra sudah lama dikenal dalam industri pakaian renang. Lycra dikenal sebagai bahan yang lembut dan nyaman dipakai. Warnanya juga bagus-bagus. Lycra sendiri sebenarnya adalah istilah untuk menyebut suatu bahan yang terbuat dari campuran serat Spandex dan serat lainnya, makanya Lycra dikenal juga sebagai Spandex atau Elastane.
Spandex (berasal dari kata “expands”) adalah sejenis serat polyurethane elastis, ditemukan pada tahun 1959 oleh seorang ahli kimia perusahaan DuPont. Lycra sebenarnya tidak memiliki tingkat keawetan yang lama. Untuk pemakaian tiap hari biasanya hanya akan bertahan selama 6 bulan, tergantung dari kualitas Lycranya itu sendiri.
Saat ini ada generasi terbaru dari Lycra yang disebut Xtra Life Lycra yang diberitakan 10 kali memiliki tingkat ketahanan dan keawetan daripada generasi yang sebelumnya.

2. Polyester
Baju renang yang terbuat dari material ini tahan lama dan awet jika dirawat dengan benar. Namun baju renang dengan bahan polyester tidaklah senyaman Lycra; polyester tidak selembut Lycra, juga kurang elastik (stretch) dibanding Lycra. Tetapi walaupun kurang nyaman dibanding Lycra, polyester bisa sangat awet jika dirawat dengan benar, pendek kata polyester material yang lebih tahan banting daripada Lycra. Beberapa brand terkenal memakai polyester sebagai material utama, bahkan dibuat lebih nyaman, lebih elastik dan memilik perlindungan terhadap sinar UV.

3. Nylon
Sebagian besar baju renang non-polyester terbuat dari Nylon, entah itu dicampur Lycra atau 100% dari Nylon.
Nylon adalah material yang kuat, ringan serta elastik. Daya serap Nylon terhadap air kecil dan kering dengan cepat. Jika aktifitas berenang Anda hanya untuk kebugaran maka baju renang berbahan Nylon cocok untuk Anda.  

4. Baju Renang Berbahan Campuran Lainnya.
a. Poly PBT
PBT Polyester termasuk jenis material baru dalam dunia material untuk baju renang. Bahan ini digunakan baik pada baju renang untuk olah raga biasa maupun untuk renang kompetisi. PBT atau Polybutylene Terephthalate memiliki tingkat elastisitas yang tinggi, cepat kering dan daya serap yang rendah terhadap air.
b. XLA
Serat jenis baru ini merupakan serat tekstil elastik yang diproduksi oleh Dow Chemical. Pertama kali dipublikasikan pada Januari 2003. Nama dagangnya adalah Dow XLA Elastic Fiber. Bahan ini menawarkan ketahanan lebih terhadap kaporit hingga 1000 jam, daya elastisitas yang tinggi, tahan panas hingga 220 derajat Celsius dan cepat kering. Serat XLA di Eropa dan Amerika Serikat dikenal sebagai Elastolefin dan Lastol.
Tag : Lifestyle
Back To Top