| Ilustrasi Longsor |
Peralihan musim kemarau ke musim penghujan nampaknya menjadi kekhawatiran beberapa masyarakat yang berada di daerah rawan longsor, salah satunya di area Gunung Lawu. Dikhawatirkan akan terjadi bencana longsor di musim penghujan ini, pintu masuk jalur pendakian puncak Gunung Lawu akhirnya ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan. Hampir seluruh jalur jalan menuju puncak Lawu dalam kondisi rawan longsor.
Di seluruh kawasan rimba Gunung Lawu hampir tak tersisa tegakan atau pohon, yang selama ini akarnya menjadi pengikat batu dan tanah di gunung itu. Kebakaran yang terjadi saat musim kemarau kemarin mengakibatkan pohon tegakan habis hingga ke akar-akarnya. Luasan rimba Gunung Lawu yang terbakar selama musim kemarau kemarin diperkirakan mencapai luasan 351 hektare, antara lain yakni 345 hektare lebih di lereng Gunung Lawu dan 6 hektare di lereng Gunung Wilis. Saat ini di rimba Gunung Lawu hanya ada semak semak, yang tentu tidak kuat menahan tanah dan batu bila terjadi hujan lebat.
Penutupan pintu masuk jaur pendakian puncak Gunung Lawu ini juga sebagai upaya agar tidak ada korban jiwa bila terjadi longsor. Seluruh pihak di daerah ini tengah berupaya melakukan rehabilitasi hutan agar kembali seperti semula dengan memiliki tegakan pohon yang kuat.
Facebook
Twitter
Google+