Kulit Jeruk Cegah Konstipasi Secara Alami

Kulit Jeruk Cegah Konstipasi Secara Alami
Kulit Jeruk

Selain sayuran, buah-buahan merupakan salah satu makanan nabati yang wajib dikonsumsi untuk menjaga kesehatan tubuh. Berbagai jenis buah-buahan akan memberikan manfaat khusus bagi tubuh, salah satunya adalah buah jeruk. Buah jeruk adalah salah satu buah yang menjadi favorit masyarakat. Buah jeruk sangat mudah ditemui dan harganya pun tidak terlalu mahal. Buah ini memiliki rasa manis yang khas dan juga kaya manfaat bagi tubuh jika dikonsumsi secara teratur. Hal ini yang menjadikan buah jeruk sebagai salah satu buah favorit masyarakat.

Namun selain buahnya, ternyata kulit jeruk juga sangat bermanfaat bagi kesehatan. Salah satu kandungan yang ada dalam kulit jerut adalah serat. Bila dibandingkan dengan daging buahnya, kulit jeruk memiliki empat kali lebih banyak kandungan seratnya. Hal ini yang membuat kulit jeruk sangat bermanfaat untuk mencegah konstipasi atau melancarkan buang air besar. 

Konstipasi adalah kondisi dimana feses (kotoran) dalam usus mengeras sehingga sulit untuk dikeluarkan. Hal ini disebabkan kandungan nutrisi yang dikonsumsi tidak seimbang, terutatam kandungan serat. Serat adalah salah satu zat yang dapat mengurangi kekerasan feses. Oleh karena itu, serat dalam kulit jeruk akan bermanfaat dalam mencegah konstipasi. Selain itu, kulit jeruk juga dapat mengurangi rasa mual pada perut sehingga memudahkan dalam proses pencernaan.

Penggunakan kulit jeruk ini juga sudah digunakan sebagai obat sejak tahun 2004, setelah dilakukan berbagai studi penelitian dengan meneliti kandungan kulit jeruk dan pengaruhnya bagi tubuh manusia. Penggunaan kulit jeruk ini sebagai cara mencegah konstipasi merupakan cara yang alami sehingga tidak akan merugikan bagi organ tubuh khususnya organ pencernaan. Berikut cara dalam pengolahan kulit jeruk menjadi pencegah konstipasi adalah :
  1. Sediakan bahan 12 gram kulit jeruk segar atau 6 gram kulit jeruk kering.
  2. Rebus bahan tersebut dengan air panas secukupnya (500 ml) selama 10 sampai 15 menit.
  3. Diamkan beberapa menit hingga hangat agar bisa dikonsumsi.
  4. Minum air rebusan tersebut  2 kali dalam satu hari.
Tag : Health, Lifestyle
Back To Top