![]() |
| Angka Kemiskinan Menurun, Indonesia Kembali Tunjukkan Prestasi Ekonomi |
Dengan tidak stabilnya perekonomian global tidak serta-merta membuat Indonesia tidak mampu berprestasi dalam bidang ekonomi. Indonesia kembali menunjukkan diri sebagai salah satu negara dengan perbaikan ekonomi yang baik. Hal ini ditunjukkan dengan menurunnya angka kemiskinan di Indonesia.
Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia menyebutkan jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan) mencapai 28,51 persen pada September 2015, jumlah ini menurun 80 ribu orang dibandingkan periode Maret 2015. Dari data BPS tersebut dinyatakan jumlah penduduk miskin di perkotaan diperkirakan mencapai 10,62 juta sedangkan di pedesaan 17,89 juta.
Faktor yang mempengaruhi penurunan penduduk miskin di Indonesia periode Maret 2015 hingga September 2015 karena mulai rendahnya inflasi nasional yakni 2,69 persen. Selain itu, secara nasional, rata-rata harga eceran beras mengalami penurunan. Selain harga beras, harga komoditas bahan pokok lain seperti minyak juga mengalami penurunan.
Perekonomian Indonesia pada kuartal III 2015 tumbuh 7,12 persen dibandingkan kuartal I 2015, hal ini juga yang memicu penurunan angka kemiskinan. Selain itu, perbaikan penghasilan petani ditunjukan oleh kenaikan nilai tukar petani (NTP) sebesar 0,79 persen dari 101,53 pada Maret 2015 menjadi 102,33 pada September 2015.

Facebook
Twitter
Google+