Cara Makan Yang Salah Berikan Dampak Buruk Bagi Kesehatan

Dampak Cara Makan Yang Salah Bagi Kesehatan
Ilustrasi Cara Makan Salah

Makan adalah kebutuhan utama dalam kehidupan. Memilih makanan dengan cara makan yang tepat akan memberikan dampak positif bagi tubuh. Namun, bila cara makan yang dilakukan salah justru akan mengakibatkan dampak negatif bagi tubuh, salah satunya akan menimbulkan penyakit. Hal-hal tersebut dapat ditimbulkan oleh cara makan yang salah yang sering tidak disadari oleh masyarakat. 

Berikut beberapa kesalahan dalam makan yang sering dilakukan adalah :
  1. Makan makanan yang tidak sesuai kebutuhan tubuh. Contohnya penderita diabetes mengkonsumsi gula berlebih, penderita maag konsumsi asam berlebih. Sebaiknya ketahui dahulu kebutuhan nutrisi untuk diri sendiri, karena setiap individu memiliki keunikan tersendiri, terutama bagi penderita penyakit tertentu yang harus disiplin dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi.
  2. Pengolahan makanan yang tidak sesuai. Pengolahan yang salah akan menyebabkan makanan tersebut berkurang kandungan gizinya bahkan bisa berbalik menjadi zat racun bagi tubuh. Contohnya : pengolahan telur yang digoreng yang menambah lemak dalam telur sehingga berlebihan bagi tubuh.
  3. Makan makanan panas dan minuman dingin pada satu waktu, karena kandungan zat bergizi dalam makanan akan berkurang drastis. Hal ini terjadi karena nutrisi dari makanan akan mengendap dan tidak bisa dilarutkan.
  4. Meniup minuman panas ketika akan dikonsumsi, karena menghembuskan angin dari mulut akan mengeluarkan karbon dioksida (CO2) sehingga air (H2O) akan bereaksi membentuk H2CO3, zat inilah yang berbahaya jika masuk ke dalam tubuh.
  5. Memadukan makanan yang tidak cocok dalam saat bersamaan. Contohnya adalah konsumsi kedelai dengan bayam karena bayam memiliki asam oksalat yang dapat bereaksi dengan kalsium yang ada pada kedelai sehingga membentuk endapan yang tidak dapat larut di dalam usus, konsumsi udang dengan makanan atau minuman yang mengandung vitamin C (misalnya es jeruk) karena udang yang mengandung Arsenic Pentoxide (As2O5) dan jika bertemu Vitamin C, akan terjadi reaksi kimia di dalam perut yang mengubah As3O5 menjadi Arsenic Trioxide (As2O3) yang sangat beracun sehingga dapat mengakibatkan kerusakan serius pada hati, jantung, ginjal, pembuluh darah, dan usus.
  6. Jarak waktu makan yang terlalu jauh sehingga makan dalam satu waktu menjadi berlebihan. Hal ini sering dilakukan oleh masyarakat dengan tingkat kesibukan tinggi, mereka mengatur waktu makan hanya dua kali dalam satu hari namun setiap kali makan selalu dalam porsi berlebihan. Hal ini akan mengakibatkan pengikisan terhadap dinding lambung selama tidak makan dan ketika terisi akan menyebabkan lambung bekerja extra dan menimbulkan gangguan pencernaan.
Tag : Health, Lifestyle
Back To Top