![]() |
| Ilustrasi Tidur |
Tidur adalah salah satu kebutuhan yang paling penting bagi tubuh. Berbagai manfaat diberikan melalui tidur khususnya memberikan manfaat bagi pemulihan kondisi tubuh dari kelelahan maupun sangat berguna untuk memulihkan kondisi saat sakit. Namun, beberapa orang tidak mengetahui bahwa tidur juga bisa menimbulkan dampak negatif jika dalam posisi yang salah.
Beberapa ahli medis juga menyarankan berbagai posisi pada saat menderita sakit, namun orang sehat juga tidak bisa mengabaikan posisi saat tidur. Bagaimana tidak, beberapa penelitian telah membuktikan bahwa posisi tidur orang sehat yang salah akan memberikan dampak buruk bagi kesehatannya. Di bawah ini beberapa posisi tidur yang sering dilakukan dan dampaknya yang sudah dibuktikan oleh para ahli adalah sebagai berikut :
1. Posisi tidur terlentang
Ahli Fisioterapis, Sammy Margo menyatakan bahwa posisi ini dinilai sebagai posisi yang baik bagi penderita arthritis dan nyeri sendi. Hal ini karena tidur telentang mendistribusikan berat secara merata ke seluruh tubuh, tanpa meletakkan beban pada setiap area tertentu. Namun, menurut Dr John Shneerson pada orang dengan kelebihan berat badan bisa memberikan dampak buruk seperti mengganggu saluran pernafasan terutama pada bagian leher, memperburuk penyakit asma, dan memperburuk kondisi jantung.
2. Posisi tidur tengkurap
Menurut Dr John Shneerson, posisi ini dinilai baik untuk untuk mencegah gangguan pernafasan pada leher, karena otot-otot tenggorokan tidak akan melorot mundur di bawah gravitasi. Namun menurut dokter gigi, Dr Mani Bhardwaj, bahwa posisi ini buruk bagi orang yang memiliki kebiasaan mengertakkan gigi. Ditambahkan oleh Dr Eccleston posisi ini juga buruk jika bantal terlalu tinggi atau terlalu rendah akan mempengaruhi posisi leher dan meletakkannya sejajar dengan tulang belakang, hal ini akan meningkatkan kemungkinan kompresi (penekanan) saraf, terutama pada orang yang berumur tua.
3. Posisi tidur miring ke kanan
Tidur dengan posisi miring ke kanan buruk bagi penderita refluk asam lambung karena kebocoran asam lambung yang disebabkan oleh lemahnya sambungan antara perut dan kerongkongan akan memicu rasa sakit terbakar sehingga memperparah ketidaknyamanan. Selain itu Dr Dennis Wolf menambahkan bahwa tidur miring dapat memperburuk keriput pada wajah karena meningkatkan tekanan pada lipatan nasolabial yang berjalan dari sudut-sudut hidung ke sisi mulut (dikenal sebagai garis tawa).
4. Posisi tidur miring ke kiri
Professor Jim Horne dari Sleep Research Centre di Loughborough University menjelaskan bahwa posisi ini baik untuk mengurangi refluks asam lambung dan gangguan pencernaan. Untuk ibu hamil juga biasanya disarankan tidur miring ke kiri, karena dapat meningkatkan sirkulasi pada janin. Namun, posisi ini juga membuat organ internal hati, paru-paru, dan perut tegang. Hal yang sama juga dijelaskan Dr Dennis Wolf tentang tidur miring baik kanan maupun kiri bahwa dapat memperburuk keriput pada wajah karena meningkatkan tekanan pada lipatan nasolabial yang berjalan dari sudut-sudut hidung ke sisi mulut (dikenal sebagai garis tawa).
Untuk itu, sangat penting dalam menentukan posisi tidur dalam upaya pencegahan penyakit yang bisa ditimbulkan. Sesuaikan posisi tidur dengan kondisi tubuh dan bila sedang menjalani pemulihan dari penyakit tertentu silahkan konsultasikan langsung ke dokter atau pelayanan kesehatan agar mendapat solusi yang terbaik.

Facebook
Twitter
Google+