Kebakaran Hebat Melanda Pasar Adat Legian, Kuta, Badung, Bali

Kebakaran Hebat Melanda Pasar Adat Legian, Kuta, Badung, Bali
Kebakaran Hebat Melanda Pasar Adat Legian, Kuta, Badung, Bali

Kebakaran hebat melanda Pasar Adat Legian, Kuta, Bali pada Rabu (6/1/2016) sekitar pukul 16.00 Wita. Dari empat los yang tersebut, diperkirakan sekitar 204 kios tinggal puing-puing. Pedagang yang saat itu masih berjualan di pasar masih sempat menyelamatkan barang-barang dagangan mereka. Sementara pedagang yang sudah pulang harus merelakan semua barang dagangannya ludes terbakar. Kerugian dari kejadian ini diperkirakan mencapai Rp 5 Miliar.

Menurut salah satu petugas keamanan pasar ini, api pertama kali muncul di los pedagang sembako yang terletak di bagian belakang pasar. Diperkirakan api muncul karena konsleting listrik. Api pun menjalar dengan cepat. Dari los sembako, api dengan cepat merembet ke los pakaian yang ada di sampingnya. Los pakaian memiliki luas paling besar dibanding los-los lainnya. Api dengan cepat membakar los pakaian karena banyak baju dan kardus tempat pakaian. Api yang kian membesar kemudian merembet ke los buah dan los canang.

Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Badung yang tiba di lokasi sempat kesulitan melakukan pemadaman api. Hal ini karena kios pakaian dan sembako berada di belakang. Saat petugas damkar sibuk melakukan pemadaman, tampak para pedagang juga turut sibuk menyelamatkan dagangannya dengan memindahkan dagangan mereka ke daerah aman.

Beruntung hidran air berada di jarak 500 meter dari TKP kebakaran sehingga petugas pemadam kebakaran bisa cepat mengisi ulang mobil damkar yang sudah habis. Para petugas pun berjibaku memadamkan api. Karena posisi pasar berada di tengah-tengah pemukiman, petugas damkar melingkari posisi api dengan empat unit mobil damkar. Setelah melingkar para petugas ini memadamkan api dari pinggir guna mengantisipasi perambatan api mengarah ke pemukiman warga dan gedung pertemuan yang menjadi tempat pendidikan anak usia balita.  Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah tiga jam dengan 12 unit mobil damkar. Masing-masing 10 mobil damkar milik damkar Badung dan dua unit damkar milik Pemkot Denpasar. 
Back To Top