Manfaat Kembang Kol Bagi Kesehatan Tubuh

Manfaat Kembang Kol Bagi Kesehatan Tubuh
Manfaat Kembang Kol Bagi Kesehatan Tubuh

Kembang kol atau bunga kol (dikenal juga dengan sebutan Cauliflower) merupakan salah satu keluarga kubis-kubisan yang banyak juga dibudidayakan di Indonesia. Bahkan dalam pasar Indonesia saat ini, kembang kol mampu mengalahkan pamor dari brokoli. Secara penampakan, kembang kol mirip dengan brokoli, karena memang dari keduanya, yang sama-sama dikonsumsi adalah bagian kepala bunganya. Nah, untuk kembang kol, kepala bunganya berwarna putih. Namun kembang kol dan brokoli sebenarnya berbeda.

Kembang kol merupakan sayuran dari keluarga spesies Brassica oleracea. Keluarga spesies tersebut juga mencakup brokoli, collard hijau, kale, kecambah Brussel, dan kubis. Brokoli dan kembang kol diketahui memiliki komposisi yang mirip. Asal usul sayuran ini dapat ditelusuri dari wilayah Mediterania Timur Laut. Dari sana, kembang kol menyebar ke berbagai belahan dunia dan sekarang sudah dibudidayakan di seluruh dunia.

Kembang kol memiliki kandungan gizi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan (Baca : Kandungan Gizi dalam Kembang Kol). Berikut dijelaskan manfaat dari kembang kol :

  1. Menjaga Kesehatan Jantung

  2. Bunga kol mengandung vitamin K yang bersifat anti radang. Konsumsi secara teratur bunga kol akan memastikan sirkulasi darah yang sehat, karena akan membantu menjaga pembuluh darah dengan adanya senyawa glucoraphanin. Glucoraphanin akan dikonversi menjadi isothiocyanates, yang akan mengaktifkan kegiatan anti peradangan dan mencegah akumulasi lipid dalam pembuluh darah. Hal ini akan membantu mencegah aliran darah tersumbat, sehingga mengurangi risiko kondisi seperti aterosklerosis, serta meningkatkan kesehatan jantung. Isothiocyanate, indole-3-carbinol atau I3C merupakan komponen anti inflamasi yang berfungsi pada tingkat genetik dan menghambat dorongan inflamasi pada tahap awal. Seperti yang didukung oleh penelitian, indoles telah terbukti secara efektif pada sintesis lipid, kadar trigliserida, kolesterol dan menjaga kesehatan jantung. Penelitian juga telah membuktikan fungsi anti-trombotik dan anti-platelet dari Indole 3 carbinol, yang memberikan kontribusi signifikan terhadap kesehatan jantung. Omega-3 yang terdapat di bunga kol dalam bentuk asam alpha-lenolenic .


  3. Meningkatkan Kesehatan Kehamilan

  4. Selama hamil, ada baiknya ibu hamil mengonsumsi kembang kol. Memasukkan bunga kol dalam diet kehamilan bermanfaat untuk menghubungkan keberadaan folat esensial yang membantu dalam perkembangan saraf yang sehat pada bayi. Vitamin penting dan mineral lainnya yang ditambah serat juga akan  meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.


  5. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

  6. Kembang kol kaya akan antioksidan dan nutrisi yang bersifat untuk penguatan sistem kekebalan tubuh. Sejalan dengan senyawa sehat lainnya, vitamin C dalam kembang kol juga membantu dalam mencegah berbagai macam infeksi, serta memperkuat mekanisme pertahanan tubuh dengan menghambat pertumbuhan penyebab penyakit peradangan.


  7. Menjaga Kesehatan Tulang

  8. Kembang kol ternyata juga bermanfaat untuk menguatkan tulang sebab kembang kol kaya akan kalsium yang dibutuhkan untuk meningkatkan kesehatan tulang. Kandungan kalium yang sangat tinggi dalam bunga kol sangat bermanfaat untuk menyehatkan tulang. Maka dari itu mengapa banyak anak kecil yang sangat dianjurkan untuk banyak menngonsumsi bunga kol sejak dini karena untuk menunjang pembentukan tulang dan kesehatannya. Kembang kol juga mengandung vitamin C yang berperan penting dalam produksi kolagen yang melindungi sendi dan tulang dari kerusakan akibat peradangan. Juga mengandung vitamin K yang dapat membantu mencegah kehilangan massa tulang, baik pada pria maupun wanita.


  9. Mengurangi Risiko Kanker

  10. Bunga kol mengandung glukosinolat yang rusak untuk memberikan senyawa yang sehat seperti sulforaphane dan isothiocyanate, yang juga disebut indole 3 carbinol. Penelitian telah menunjukkan bahwa senyawa ini memiliki efek kemopreventif dan anti-estrogen yang membantu dalam menghambat pertumbuhan sel kanker. Bukti Penelitian telah mendukung fakta bahwa konsumsi sayuran seperti kembang kol akan membantu mengurangi risiko berbagai jenis kanker seperti kanker paru-paru, kanker kandung kemih, kanker payudara, kanker prostat, kanker ovarium dan kanker serviks.


  11. Menurunkan Berat Badan

  12. Bila ingin menurunkan berat badan, bisa mencoba untuk mengonsumsi kembang kol secara rutin sebab kembang kol mengandung folat yang bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Selain itu, kembang kol juga mengandung serat yang sangat tinggi yang dapat berfungsi untuk menjaga kesehatan pencernaan dan membuat rasa kenyang lebih lama. Selain kandungan serat, kandungan folat yang bermanfaat untuk menurunkan berat badan dengan cepat.


  13. Sebagai Antioksidan

  14. Bunga kol mengandung vitamin C, mangan, dan antioksidan kuat. Kembang kol juga mengandung phytochemical yang disebut indoles dan glucosinates, glucobrassicin, glucoraphanin dan gluconasturtiian. Senyawa sehat ini berguna untuk menstimulasi pembetukan enzim untuk melawan kanker, melindungi sel-sel tubuh dari oksidasi akibat stres, dan mencegah kerusakan sel-sel yang disebabkan oleh radikal bebas.


  15. Menjaga Kesehatan Pencernaan

  16. Kembang kol merupakan sumber serat makanan yang membantu pencernaan dan meningkatkan pengeluaran racun dari dalam tubuh. Kehadiran glukosinolat, glucoraphanin dan sulforaphane pada bunga kol melindungi lapisan perut dan membantu dalam melawan pertumbuhan bakteri Helicobacter pylori. Selain memiliki mekanisme pertahanan, isothiocyanates dalam kembang kol mencegah risiko berbagai gangguan perut, seperti sakit maag dan kanker usus besar.


  17. Mengurangi Gejala Pernapasan Papillomatosis

  18. Bunga kol mengandung indole 3 carbinol, yang efektif untuk pengobatan pernapasan papillomatosis. Respiratory papillomatosis adalah penyakit yang disebabkan oleh virus papiloma,  pada manusia mempengaruhi pita suara dalam laring, trakea, paru-paru dan saluran pernapasan. Penelitian telah menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi sayuran seperti bunga kol akan membantu mengurangi keparahan pernapasan papillomatosis.


  19. Mengurangi Risiko Penyakit di Usia Tua

  20. Kembang Kol kaya vitamin C dan antioksidan juga dapat efektif dalam mengurangi resiko degenerasi makula atau penyakit terkait usia (AMD),  yang dapat menyebabkan kebutaan pada orang tua. Sulforaphane dari kembang kol akan melindungi jaringan retina dari kerusakan yang disebabkan oleh stres oksidatif, mencegah gangguan penglihatan dan berbagai penyakit mata lain seperti katarak.


  21. Detoksifikasi

  22. Sayuran seperti bunga kol sangat penting untuk mendetoksifikasi tubuh. Kembang kol mengandung Indole-3 carbinol, suatu phytonutrisi yang bersama dengan sulforaphane akan membantu mengaktifkan dan mengatur fungsi enzim-enzim detoksifikasi.


  23. Mengurangi Risiko Akibat Radiasi Sinar Ultra Violet

  24. Studi Penelitian telah menunjukkan bahwa komponen sulforaphane pada kembang kol efektif dalam melindungi kulit dari kerusakan akibat radiasi sinar ultra violet. Tindakan pelindung sulforaphane akan mencegah tubuh dari radang, kanker kulit, dan kerusakan sel.


  25. Mengurangi Risiko Penyakit Neurodegenerative

  26. Sulforaphane dan indoles dalam kembang kol memainkan peran kunci dalam mengurangi perkembangan penyakit neurodegenerative. Ini akan mengaktifkan enzim detoksifikasi yang mengangkat tingkat glutathione,  dan membantu dalam mengobati luka saraf yang disebabkan oleh peradangan dan stres oksidatif pada penyakit Alzheimer dan penyakit Parkinson.


  27. Mengontrol Hipertensi dan Kolesterol

  28. Sifat glucoraphanin dan sulforaphane pada kembang kol akan membantu dalam mengurangi stres oksidatif dan jumlah kolesterol jahat (LDL). Juga akan mendorong stimulasi kolesterol HDL dan menurunkan tekanan darah. Selain itu, serat dan asam lemak Omega-3 dalam kembang kol juga membantu mengurangi kolesterol jahat dan mencegah pengerasan arteri.


  29. Menjaga Keseimbangan Elektrolit

  30. Kembang kol mengandung kalium, yaitu salah satu elektrolit utama dalam tubuh. Kalium  membantu tubuh dalam menjaga keseimbangan listrik, yaitu sesuatu yang sangat penting diperlukan dalam fungsi sistem saraf dalam transmisi impuls saraf dan kontraksi otot.


  31. Menjaga Kesehatan Otak

  32. Kembang kol mengandung kolin dan fosfor,  yang efektif dalam memperbaiki daya dari membran sel. Hal ini penting untukmenjaga fungsi dari sistem otak yang efisien dan saraf untuk penghubungan sinyal saraf. Selain itu, kalium dan vitamin B-6 pada kembang kol juga berperan penting dalam menjaga kesehatan otak dan meningkatkan komunikasi yang tepat pada saraf dengan memproduksi berbagai neurotransmiter yang diperlukan termasuk dopamin dan norepinefrin.


  33. Mengurangi Risiko Diabetes

  34. Kandungan kalium dalam kembang kol membantu dalam mengatur metabolisme glukosa. Hal ini juga dimanfaatkan oleh pankreas untuk mensekresi hormon insulin untuk mengambil tindakan terhadap tingkat mengangkat gula darah dalam tubuh. Rendahnya tingkat kalium dalam tubuh pada akhirnya dapat meningkatkan kadar glukosa darah dan menimbulkan ancaman diabetes. Selain itu, penelitian telah mendukung bahwa vitamin B-6 dari kembang kol juga efektif dalam meningkatkan toleransi glukosa pada pasien dengan diabetes gestasional.


  35. Mengurangi Gejala Kolitis

  36. Studi menunjukkan bahwa ekstrak dari kembang kol memberikan efek anti perasangan untuk meredakan gejala kolitis ulserativa. Efek perlindungan ini karena adanya phenethylisothiocyanate,  yang memberikan efek penyembuhan pada kerusakan yang  terjadi pada jaringan epitel usus besar.


  37. Mengurangi Risiko Penyakit Stroke

  38. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi buah-buahan dan sayuran berdaging putih seperti kembang kol akan membantu dalam mengurangi risiko stroke. Ini dihubungkan dengan adanya senyawa allicin yang dapat membantu dalam pembersihan hati dan darah.
Tag : Health
Back To Top